PKBM Sukamaju Kecamatan Slogohimo kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Kelas bagi Tutor yang dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2026 di Aula Korwilcam Bidik Kecamatan Slogohimo. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tutor dan tenaga pendidik Baik dari Tutor Paket B dan Paket C PKBM Suka Maju Slogohimo berjumlah 23 tutor, sebagai upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital dan pembelajaran modern.
Kegiatan workshop ini juga dihadiri oleh KASI PAUD dan Diknas Kabupaten Wonogiri, Bapak Anis Susilo Nugroho, M.Pd., serta Penilik PNF, Ibu Anik Asmorowati, S.Pd.I., M.Pd. Kehadiran para pejabat pendidikan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan nonformal, khususnya di lingkungan PKBM Sukamaju Slogohimo.
Workshop ini menghadirkan narasumber berpengalaman, yaitu Suyanto, S.Pd.SD., M.Pd., yang memberikan materi mengenai strategi pengelolaan kelas efektif, pembelajaran aktif dan inovatif, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penguatan karakter peserta didik dalam proses pembelajaran. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan suasana penuh semangat, interaktif, dan inspiratif.
Dalam Sambutannya, pihak penyelenggara sekaligus Kepala PKBM Suka Maju Bp Parmin, M.Pd menyampaikan bahwa tutor memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tutor harus terus dilakukan agar proses belajar mengajar mampu berjalan secara efektif, menyenangkan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini. Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, guru dituntut tidak hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga mampu mengelola kelas secara kreatif, inovatif, dan adaptif.
Bapak Anis Susilo Nugroho, M.Pd., dalam Arahnya menyampaikan penghargaan kepada PKBM Sukamaju yang terus aktif mengadakan kegiatan peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, tutor harus mampu menjadi fasilitator pembelajaran yang inovatif serta mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan produktif bagi peserta didik. Beliau juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung proses pembelajaran di era modern.
Sementara itu, Penilik PNF Ibu Anik Asmorogati, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi tutor menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi praktis mengenai teknik menciptakan suasana kelas yang kondusif, pendekatan berbasis peserta pembelajaran, pengelolaan disiplin secara positif, serta penggunaan media digital dalam pembelajaran. Selain itu, peserta juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran di PKBM.
Narasumber menekankan bahwa pengelolaan kelas bukan hanya tentang mengatur keseharian, tetapi juga membangun komunikasi yang baik, menciptakan hubungan positif antara tutor dan peserta didik, serta menumbuhkan motivasi belajar. Dengan pengelolaan kelas yang baik, diharapkan peserta didik dapat lebih aktif, percaya diri, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
Selain membahas tentang pengelolaan kelas, narasumber juga memberikan materi mengenai pemaksimalan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan. Pada sesi ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai cara memanfaatkan AI untuk membantu proses pembelajaran, mulai dari pembuatan media pembelajaran interaktif, penyusunan materi terbuka, hingga pembuatan game edukasi yang menarik dan kreatif. Narasumber menampilkan contoh “Tips Membuat Prompt Game Edukasi” sebagai panduan bagi tutor dalam menyusun perintah atau prompt yang tepat agar AI dapat menghasilkan media pembelajaran yang inovatif, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Materi tentang AI tersebut mendapat perhatian besar dari para peserta karena dinilai sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini. Para tutor diajak memahami bagaimana AI dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif, bukan sebagai pengganti peran pendidik. Dengan pemanfaatan AI yang tepat, tutor diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Kegiatan workshop ini juga menjadi sarana mempererat kerja sama dan kekompakan antar tutor dalam membangun budaya belajar yang berkualitas di lingkungan PKBM Sukamaju. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari pemaparan materi, simulasi pembelajaran, hingga sesi tanya jawab. Banyak peserta yang mengaku memperoleh pengetahuan baru dan termotivasi untuk menerapkan berbagai strategi pembelajaran yang telah dipelajari.
Melalui kegiatan ini, PKBM Sukamaju berharap seluruh tutor mampu meningkatkan profesionalisme dan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat. Lokakarya ini menjadi langkah nyata dalam mendukung terciptanya pendidikan nonformal yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Dengan semangat “Berkarya, Berbakti dan Peduli”, PKBM Sukamaju terus berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas demi mencetak generasi yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Diharapkan hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam proses pembelajaran sehari-hari sehingga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di PKBM Sukamaju Slogohimo.



