Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

ANBK Asesmen Nasional Berbasis Komputer

Apa Itu ANBK?

ANBK atau Asesmen Nasional Berbasis Komputer adalah program evaluasi pendidikan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Program ini resmi menggantikan Ujian Nasional (UN) sejak tahun 2021 sebagai instrumen utama pengukuran mutu pendidikan di tingkat nasional.

Berbeda dengan Ujian Nasional yang berfokus pada penilaian individual siswa, ANBK dirancang untuk memotret kondisi dan kualitas sistem pendidikan secara menyeluruh. Artinya, hasil ANBK tidak digunakan sebagai penentu kelulusan siswa, melainkan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan bagi sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kebijakan pendidikan.

Pelaksanaan ANBK dilakukan secara daring (online) menggunakan perangkat komputer, laptop, atau tablet. Pesertanya dipilih secara acak oleh sistem dari masing-masing satuan pendidikan, mulai dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA sederajat di seluruh wilayah Indonesia.

Tujuan Dilaksanakannya ANBK

Pemerintah menetapkan sejumlah tujuan strategis dalam pelaksanaan ANBK. Pertama, ANBK bertujuan untuk menghasilkan informasi yang akurat dan komprehensif tentang kualitas proses dan hasil belajar siswa di seluruh Indonesia. Informasi ini menjadi dasar bagi Kemendikbudristek dan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.

Kedua, ANBK mendorong budaya evaluasi dan refleksi di lingkungan sekolah. Dengan memiliki data yang berbasis bukti, sekolah dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran, lalu menyusun program peningkatan yang lebih terarah. Ketiga, ANBK menjadi alat untuk memantau pemerataan kualitas pendidikan antardaerah, sehingga kesenjangan yang ada dapat segera diidentifikasi dan diatasi secara sistematis.

Tiga Komponen Utama ANBK

ANBK terdiri dari tiga komponen yang saling melengkapi untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang mutu pendidikan di Indonesia.

 

Komponen Deskripsi
AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) Mengukur Literasi Membaca dan Numerasi. Literasi mencakup kemampuan memahami, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai teks. Numerasi mengukur kemampuan berpikir menggunakan konsep matematika dalam konteks nyata.
Survei Karakter Mengukur sikap dan nilai berdasarkan Profil Pelajar Pancasila: beriman, mandiri, bernalar kritis, kreatif, gotong royong, dan berkebhinekaan global.
Survei Lingkungan Belajar Menggali kualitas iklim sekolah: keamanan, inklusivitas, dan kebhinekaan. Diisi oleh kepala sekolah dan guru sebagai responden.
Scroll to Top